Showing posts with label Moment. Show all posts
Showing posts with label Moment. Show all posts

My Mom's Birthday

"Happy Birthday Mah...."


Kata yang de ucapkan ditanggal 28 pagi hari diatas kasur dikamar mamaqu tercinta, disaat mahluk manis itu masih sangat menawan dengan mata yang masih tertutup rapat dan mungkin saat mimpi masih mengelayuti angannya ^_^ pagi itu aku peluk erat tubuhnya yang aga sintal itu dengan erat dan kuciumin muka serta tanggannya dan ada sesuatu yang paling aku sukai saat pagi2 berada begitu dekat dengannya dan itu adalah 'Wangi khas' tubuhya ternyata tidak berubah, de sangat familiar dengan aroma ini....karena aku memang paling suka tidur didalam pelukannya dari bayi bahkan sampai sekarang (cuma mama aja yang kadang nyuruh aku tidur dikamarqu, mungkin karena sudah saatnya ada yang menggantikan mama untuk memelukqu saat tidur.....Haaalllaahhh dede *ngarep mode ON*)
Seperti biasa ritual dikeluargaqu memang selalu menyempatkan untuk berkumpul bersama disetiap ada moment spesial, bukan untuk merayakan tapi lebih tepatnya mengunakan waktu spesial itu sebaik mungkin untuk bersama karena memang dapat dipastikan seluruh anggota keluarga sibuk dengan perkerjaan serta kegiantannya sehari2. Ditahun ini mama memilih saung masakan sunda bernama "Kapalay" (seperti biasa karena kami adalah sundanist) di daerah Tambun dan kami berangkat kesana konfoi dengan 3 motor, memang tahun ini 2 kakak lelakiqu tidak dapat ikut karena urusan tertentu jadi hanya dapat dihadiri oleh 3 anak gadis beserta 'calon anak lelakinya' (Pacar.com ^-^) but it's Ok, we still enjoyed it..!!!
Saat2 kebersamaan inilah yang memang selalu aku rindukan, dimana saat ruang dan waktu dihiasi dengan warna2 indah serupa pelangi.....dimana setiap suara adalah canda riang yang bersumber dari palung hati.....disaat hati seperti terpaut kembali dengan tempatnya semula.....dimana kedekatan itu akan menghasilkan energi hangat yang akan mengaliri setiap hela nafas kami yang beku karena rutinitas hidup.....dimana setiap bibir hanya dihiasi senyum yang tercermin dari setiap jiwa kami yang diliputi rasa bahagia.
Sekotak kado doa yang kuberikan untuk mahluk manisqu yang de titipkan pada malaikat disudut kamar saat aku larut dalam sujud panjang dan berharap Dia dapat mengirimkannya pada Sang Penerima Doa :
" Ya Rabb....terimakasih karena Engkau telah titipkan aku
didalam rahim wanita yang kini menjadi penjaga seluruh kehidupanqu, Wanita yang
bersedia berbagi darah, nafas,cinta, serta kehidupan tetapi tidak rela berbagi
rasa sakit serta luka saat melahirkanqu, Wanita sempurna yang menjadikanqu
gadis sempurna pula dimatanya, Terima kasih karena lewat perantara tangan
lembutnya Engkau izinkan hambamu ini hidup dan tumbuh, dan biarlah kini saatnya
aku bersimpuh memohon segala hal yang terbaik untuknya....seperti saat aku
tahu bahwa disetiap doanya pula aku selalu disebutnya. Jadikan tanganqu perantara
untuk mengantarkan nikmat kebahagian dari Mu, jadikan setiap helai nafasqu bukti
kecintaannya terhadap Mu, jadikan hidupqu dapat menjadi pengirim doa2 terindah
untuk ditumpuk di gudang cinta milik Mu, jadikan aku anak yang selalu menjadi
penerang hidupnya di Bumi serta Akhirat milik Mu ya Rabb.........(Amin, sambil
meneteskan air mata)"

The Hard Rain

Aku senang jika hujan turun, melihat elok tubuhnya, memandang anggun dirinya yang tetap tunduk pada kodratnya untuk berhamburan ke tanah. Hujan mengingatkan aku pada masa itu, Masa dimana hanya ada gelak tawa kecerian, masa saat belum ada dosa yang mengotori bening hatiku serta jiwaku, dan sejujurnya saya merindukan masa2 itu kini.

Saat itu usiaku masih bisa dihitung pakai 10 jari, saat hujan turun akan menjadi moment yang sangat menyenangkan karena saya bisa hujan2an bersama sepeda kesanyangan saya mengelilingi komplek perumahan bersama teman2, dan kami selalu berharap hujan akan semakin deras karena kami mengharapkan genangan air untuk memainkan manufer2 terbaik kami dengan sepeda masing2. Biasanya dalam gerombolan itu hanya saya dan sahabat masa kecil saya (Hera) yang perempuan, karena yang lainnya semua laki2. Entah kenapa dari dulu saya memang mempunyai lebih banyak teman laki2 dibandingkan dengan teman perempuan.....mungkin karena saya memang lebih menyukai hal2 yang biasanya disukai oleh kaum adam ^.^

Hujan reda........dan itu menandakan akan ada gadis gecil kumel yang akan mengendarai sepedanya yang tentu saja sama kumelnya seperti majikannya datang kerumah dengan menendap2, lalu........................terdengarlah suara dari malaikat cantik saya....DEDE........!!!!!!!!!!!! YA AMPUN BANDEL YA KAMU MAMA CARI'IN DARI TADI JUGA.....!!!! setelahnya saya hanya memasang muka 'termelas' saya yang biasanya selalu berhasil membuat mahluk manis itu iba melihatnya ^-^ dan benar saja, tidak pernah ada hukum dari mahluk manis itu dan saya hanya disuruhnya mandi dan makan selanjutnya tidur siang dech...!! Hehehehehhhe.....beruntungnya saya pada masa itu...!!

The hard rain was so Wonderful ^.^

Happy Mothers Day.....!!!

Hari ini kita semua memperingati "Hari Ibu" yang jatuh setiap tanggal 22 Desember setiap tahunnya. Seperti tahun2 sebelumnya perayaan hari ibu biasanya hanya dirayakan oleh segelintir orang saja karena memang di Indonesia pada umumnya masyarakat tidak menjadikan hari ibu sebagai sebuah ritual/moment yang khusus. Dipagi ini saat de menyempatkan diri untuk menonton berita pagi, disitu de malah disuguhkan oleh berita tentang ibu2 yang malah berdemo untuk menyambut datangnya 'hari ibu', jujur de bengong melihatnya.....bukankah seharusnya para malaikat2 manis yang bernama ibu itu harusnya dirumah dan menjadi tempat teduh untuk selulruh anggota keluarga yang ada, tapi kenapa seorang makhluk lebut itu kini harus pergi ke jalan?? terlebih untuk berteriak2 mengaspirasikan hak2 mereka. Apakah hak2 mu telah terberengus wahai ibu?? Emm.....kenapa ini harus terjadi?? Bukankah hari ini justru menjadi momentum penghargaan bagi mu wahai makhluk indah yang dinamai 'Ibu'???
Sunyi.....dan de hanya terdiam.....

Secarik kertas untuk mamaqu tercinta dirumah,
aku hanya seonggok daging dalam wadah sucimu yang hanya dianugrahkan padamu wahai wanitaku...
didalam gelap saat ku sendiri terbuai asa yang masih kosong, doa syukur dirimulah yang menjadi lilin dipenerang jalanku...
Kita begitu dekat, bahkan sangat dekat...karena engkau dan aku adalah KITA dalam satu raga atas nama cinta...
Hingga takdir menjadi aku raga yang ada disamping mu saat ini...
Begitu banyak bahasa doa dan cinta yang enkau ajarkan hingga aku hafal atas segala yang kau ingin jadikan terhadapqu...
Aku bisa menjadi samudra, air, gunung, hutan, lagit, pelangi, dan angin...
Tapi aku juga bisa menjadi ombak, api, jurang, gurun, petir, badai, bahkan neraka sekalipun jikalau ada rasa sakit yang menjalar disetiap tetes daramu...
Entah kata apa yang bisa aku ucapkan atas segala cinta yang telah engkau curahkan kepadaku...
Mungkin hanya satu kata yang bisa terlontar dari bibir ku ini,
"I'll always LOVE U mah...."